Tuesday, March 18, 2008

Mainan Baru dari Jepang

Sebuah besi tak bernyawa mampu Mengangkat beban sampai 0,6 Kg. Tepat di Jepang pristiwa ini, robot tidak hanya digunakan untuk industri dan hiburan. Ia juga dipakai untuk membantu para manula beraktivitas. Tampaknya, fenomena tersebut sudah menular di negara-negara lain. Baru-baru ini, sekelompok ilmuwan dari Georgia Tech dan Emory University melakukan hal serupa. Karya itu diberi nama El-E.


Seeorang mencoba robot El-E

Robot El-E dioperasikan dengan laser pointer. Pengguna dengan penurunan fungsi tubuh tetap dapat menggunakan. Tentu saja, selama si sakit masih bisa mengangkat dan mengarahkan laser pointer tersebut ke benda yang diinginkan.
Operasional biasa. Tingginya 1,6 meter, berbentuk seperti tiang beroda tiga, dengan satu lengan berpenjepit. Di bagian puncak tiang, terdapat "kepala." Bagian tersebut berfungsi sebagai elemen sensorik untuk mendeteksi rangsang berupa sinar laser sekaligus mengenali wajah pemakai.

Untuk menggunakan robot ini, cukup arahkan laser dari laser pointer pada benda yang diinginkan. Kamera omnidirectional akan mengenali stimulus ini. Sedangkan kamera stereo akan mengenali objek sekaligus wajah sang user.

Kemudian, El-E akan mendekati benda tersebut dalam jarak satu meter. Setelah itu, robot tersebut akan mengenali objek lebih lanjut. Mengidentifikasi ketinggian objek, dan kondisi permukaan tempat objek itu diletakkan.

Setelah benda dapat diambil, robot akan bergerak menuju wajah yang tadi dikenalinya sebagai user. Setelah berjarak 35 cm dari pengguna, El-E akan memberikan benda yang dipegangnya kepada pengguna. Setelah bertugas, El-E akan mengeluarkan bunyi yang bisa diprogram sesuai dengan keinginan pengguna. (rum/bs/kkn)

sumber: Kutipan Jawapos.com